pronouncing death

pronouncing death is one of the hardest and most difficult things to dong along this so-far career. hardest karena all eyes are on you waiting to find out apa yang terjadi pada keluarga, teman atau kerabat mereka. sementara itu perawat dengan siap menunggu instruksi selanjutnya. most difficult karena you can't afford to be wrong! kematian merupakan sesuatu yg menyedihkan dan sedapat mungkin dihindari (walaupun pada akhirnya kita semua akan mati!) karena perasaan yang ditimbulkan very devastating. the fact that you can't be with the one you love anymore is heartbreaking sehingga diagnosisnya akan menyebabkan 'kegemparan' lokal di klinik (or anywhere else). liat aja d film2 (and my real life) betapa sulitnya seorang dokter menyampaikan bahwa pasiennya telah meninggal kepada keluarga sang pasien karena tidak ingin menyebabkan kesedihan yg mendalam pd keluarga tsb. siapa sih yg mau jadi pembawa pesan buruk?! NOBODY. other reason: a part of us feel that we have failed.

selain itu, you don't want to pronounce someone dies only to find out that he/she wakes up just before he/she's burried, right?! so with the available tools (yaitu stetoskop, spigmomanometer, penlight and those years in med school) you must diagnose. correctly.

Comments

Popular Posts