the first ride

saya gak ingat jelas tanggal berapa kami meninggalkan waisai, ibukota raja ampat, untuk mengadakan survey dan pemberian imunisasi d kurang lebih duapuluh kampung d utara raja ampat, but it was a bright clear sky. hari pertama kita langsung menyinggahi 3 kampung sebelum istirahat d kabare, ibukota kecamatan waigeo utara. selama 2 hari kita berputar2 d beberapa kampung di waigeo utara.

it was a clear day when we left kabare and headed for ayau on the 4th day of the journey. each one of us was preoccupied with our own thoughts. sat silently knowing that we could die here in the open sea.

day five of the journey: sanitasi mulai menjadi masalah: next time (if there's any) bw baju yg banyak, undies, clana dan makanan seperlunya. just consider this a paid vacation.

as i walk under the blazing sun for almost 1 km on the 7th day of the journey, this song was 'terngiang-ngiang' in my ears:

kalau kubesar nanti kuingin menjadi dokter
semua kulayani dengan sabar
tiada kubedakan antara miskin dan kaya
semua kulayani dengan tabah

di kota dan di desa bagiku sama saja
walaupun di tengah malam bagiku tugas tetap kujalankan

jika aku bertugas di luar kota nanti
bagiku ini soal biasa
sunyi dan sepi bukanlah jadi satu alasan
karena ini soal biasa

di kota dan di desa bagiku sama saja
walaupun di tengah malam
bagiku tugas tetap kujalankan

waisai-kabare-dorehkar. april 2009

Comments

Popular Posts