sentimentil me

www.extremusmilitis.wordpress.com

satu hal yang pasti gue lakukan tiap pulang ke kampung orangtua adalah nyekar. awalnya cuma opa dan oma dan kemudian mama. tapi sejak 2005 tambah beloved brother dan sejak lebaran kemaren tambah tante. so many death in the recent years make me realize (once more) that death is much closer than i think.

satu kebiasaan yg berkaitan dgn orang yg baru meninggal yang menurut gue verry disturbing adalah membereskan barang2 milik almarhum (ato almarhumah), be it menyimpannya dalam dos2 untuk dimasukkan ke dalam gudang ataupun membagikannya kepada sanak saudara dan keluarga dekat . mnurut gue mengganggu karena they are personal belongings gitu, dan kadang org itu matinya belum lama jadi blum selesai berkabung gitu lho tapi kok udah diberes2in?! udah dibagi2in?! ato mungkin krn gue aj yg sentimentil ya?! jadi gue gak rela liat brg2 yg dulu biasa dipake almarhum (ato almarhumah) waktu hidup dulu dan skrg ngingetin sm mereka disingkirkan, diberikan kepada org lain.

but life goes on man! gue sering ngomong kalimat itu ke diri gue sendiri. se-sentimentil apapun gue, gue harus merelakan mereka pergi. that's the best for them. and for me.

these people may not be with me physically but they'll always be inside my heart, my mind and my prayers.

Comments

  1. jadi inget lagunya phil collins,
    you'll be in my hearts, from this moment on, now and forever more...

    mungkin itu dibagi-bagi biar kesedihannya cepat berlalu... biar ga keinget terus. Btw dokter ni keliatannya orangnya tipe melankolis yah.

    ReplyDelete
  2. @arema: wah...bener juga ya!

    anyway, untuk yg satu ini saya gak setuju. menurut sy: ibu sy cuma satu dan klo bkn pada saat dia meninggal sy sedih-sesdihnya, kpn lagi?

    tapi skrg gak sedih kok, cuma apa ya......gak ngerti jg.

    dan saya ngerasa sy plegmatik instead of melankolis, tapi gak tau juga ya....

    :D

    ReplyDelete

Post a Comment

komentar gak jelas

Popular Posts