when the going gets tough.........

baru beberapa hari di sorong tapi udah denger beberapa cerita gak enak tentang TMC putaran 2, dinkes dan keadaan dokter2 di raja ampat. hampir seketika itu juga menguap keinginan buat perpanjang masa tugas dgn syarat dipindahin ke meosmansar.

masalah 'kesejahteraan' dokter di raja ampat memang sudah lama, jauh sbelum saya bertugas di sini. tapi gak tau juga kenapa banyak teman sejawat yang bertahan hingga beberapa tahun, bahkan memutuskan untuk jadi PNS di raja ampat. memang logikanya krn sedikit dokter yg mau bertugas (apalagi PNS) di raja ampat, maka pemda memberikan insentif-insentif daerah, kemudahan jadi PNS, janji akan disekolahkan-bagi dokter yang mau bertugas d kabupaten ini. tapi nyatanya....

selain itu, byk dokter yg merasa bahwa byk dana di dinas kesehatan yang menguap entah kemana. adalagi masalah gaji dan insentif daerah terlambat keluar dengan berbagai alasan. bahkan pernah ada alasan insentif daerah tidak dianggarkan dalam APBD atau dananya sudah digunakan untuk pos lain. aneh gak sih?!

adalagi masalah ketika kita (dokter2 pendatang) jadi kurang disukai oleh org2 kesehatan lokal. gak jelas penyebabnya apa. mungkin krn mereka merasa bahwa 'lahan' mereka diambil oleh para dokter pendatang ini. atau mungkin mereka iri krn dokter2 yg lebih muda usianya ini mendapatkan gaji yang lebih besar dibandingkan mereka yang sudah lama mengabdi di raja ampat.

not to mention masalah mantri gila yang sy alami sendiri september kemarin tambah bikin males perpanjang masa tugas. selain itu juga ada perbedaan (mental kerja) yg bikin kerjaan terasa tambah berat.

as someone has said before,"such stress at work are often comes in a package as they call it --> "occupational hazard"." so i guess, these all are occupational hazards :D

pertanyaannya adalah apa itu jadi alasan untuk tetap tinggal?! because they are simply occupational hazards that i will come to face wherever i go. i don't think so.

sy rasa sy sudah sampai pada satu titik dimana sy harus terus melangkah, mengalihkan energi sy untuk membantu org2 di tempat lain. but, it's not like i'm giving up on them. i believe that my part here is done. now it's time to help people somewhere else.

Comments

  1. hmmm gw selalu kagum masih ada yang berani PTT di daerah....

    ReplyDelete
  2. ya...mungkin memang harus mengalihkan energi ke tempat lain...just follow your heart, mungkin dengan begitu bisa bekerja maksimal

    salam kenal :)

    ReplyDelete
  3. yup... follow ur heart....

    ReplyDelete

Post a Comment

komentar gak jelas

Popular Posts