postingan yang tertunda: wrong man in the wrong place

when a wrong man is put in a wrong place and position, then wait for its doom. kurang lebih begitu hadist muhammad saw. begitulah (sepertinya) yang terjadi di banyak tempat dan posisi di negeri ini. bukan bermaksud menghina atau ngeluh yang gak berguna (saya sendiri gak suka ngeluh) tapi salah satu cara mengubah yang jelek adalah dengan menyadarkan dan mengingatkan bahwa yang jelek ya memang jelek, gak usah ditutup2i atau dibungkus dengan sesuatu yang bagus, dan bahwa yang bagus ya memang bagus, jangan disangkal apalagi diubah jadi jelek.

what i'm saying is that kalo memang sesuatu itu jelek ya lakukan sesuatu untuk memperbaikinya. apakah dengan membetulkannya (emangnya radio dibetulin :D) atau dengan menggantinya dengan yang baik.

jadi begitulah yang saya rasakan setelah jaga 16 hari di marinda. saya merasa bahwa direktur yang sekarang, despite all of her goodness, bukanlah orang yang tepat untuk jadi direktur rumah sakit. i know too early too tell karena rumah sakit sendiri belum genap satu tahun berjalan tapi cukup jelas terlihat bahwa ada kekurangan di beberapa tempat yang seharusnya bisa diatasi dengan baik, elegan dan cepat oleh ibu direktur.

tapi tidak.

ada beberapa masalah yang sepertinya ditutupi dengan beberapa not-so-significant improvements oleh sang direktur. seperti bara dalam sekam. sewaktu2 bisa kembali terbakar. dan mungkin bisa lebih besar dan lebih hebat.

saya dengan tulus berharap agar masalah2 yang selama ini tertutupi (dan ditutup2i) bisa segera diselesaikan karena peran rumah sakit lapangan sangat besar dalam pembangunan kesehatan kabupaten yang baru berumur enam tahun ini. jika tidak terselesaikan dan berlarut2, maka masyarakat sebagai beneficiaries akan kehilangan manfaat dari rumah sakit ini.

and that is what a shame loss.

sorong, 090110

Comments

  1. dan masalah yang ditutup2i adalah????

    ReplyDelete
  2. kalo diceritain bukan ditutup2i lagi dong! :D

    ReplyDelete

Post a Comment

komentar gak jelas

Popular Posts