siapa bilang jadi dokter itu enak?

setelah undang2 praktik kedokteran disahkan dan berlaku beberapa tahun lalu yang kemudian disusul dengan UKDI (Uji Kompetensi Dokter Indonesia) praktis hidup para dokter (dan calon dokter) menjadi lebih sulit dibanding sebelumnya (meskipun aturan2 tersebut dimaksudkan untuk memudahkan pada dokter). seorang dokter yang baru saja menyelesaikan pendidikannya harus mengikuti UKDI sebelum dapat diregister oleh KKI (Konsil Kedokteran Indonesia). UKDI ini lahir dari UU Praktik Kedokteran yang mengatur tidak hanya praktik seorang dokter tetapi juga registrasi dan kompetensi seorang dokter indonesia dan bertujuan untuk menyamaratakan standar kompetensi yang dimiliki oleh seorang dokter lulusan fakultas kedokteran di indonesia. nah UKDI ini merupakan polisi tidur pertama. jika seorang dokter tidak lulus ujian ini maka tidak bisa memperoleh STR (Surat Tanda Registrasi) yang diperlukan untuk semua dokter yang ingin berprofesi sebagai dokter (karena ada jg dokter yang tidak mau menggunakan gelar dokter atau berprofesi sebagai dokter). dengan STR seorang dokter bisa membuka praktik, mendaftar PTT, PNS atau melanjutkan pendidikan. STR ini berlaku selama 5 tahun harus diperbarui lagi jika ingin diregister lagi.


enuff intros....

minggu ini dunia kedokteran di sulawesi selatan, khususnya makassar digemparkan (halah) oleh berita yang dimuat salah satu harian di kota ini. bukan, ini bukan berita perselingkuhan dokter atau perkelahian antar dokter :D berita ini mengenai Peraturan Gubernur Sulsel No. 28 tahun 2010 mengenai pungutan/retribusi dokter, dokter muda dan perawat yang melakukan internship atau residentship di rumah-rumah sakit dan pelayanan kesehatan milik pemerintah provinsi sulsel. saya sendiri belum pernah melihat naskah peraturan tersebut tapi menurut koran tersebutpungutan itu merupakan jasa pelayanan?! ANEH BIN AJAIB......dokter yang memberikan pelayanan tapi dokter yang membayar jasa pelayanan?! di koran itu juga disebutkan bahwa residen harus membayar 75ribu/minggu, dokter muda 60ribu/minggu dan perawat 50ribu/minggu. terus bayarnya kemana? dan uangnya terus lari kemana?! GAK JELAS! kemungkinan besar untuk membiayai program kesehatan gratis yang dulu digembar-gemborkan sang gubernur pada saat kampanye dan sekarang kembang-kempis karena tidak ada dana!





untuk lebih lengkapnya liat di sini dan di sini

hey, governor i think you shud take the responsible! it was YOU that made a promise, not US!


jadi, siapa yang bilang jadi dokter itu enak dan mudah?


Comments

  1. Halo Deng....

    Wkwkwkwk... gw ga pede pake bhs nih dok, tp gw coba yah...

    Dok, to ugi' ki' atau to mangkasa'? Aga kareba deng... tau ugi' tomatoakku tafi' de' na engka ku lokka korodo, saba' manumpang lahir mika' kasi', I left the town when I was three...

    hehehe... jadi malu...
    Sukses ya Dok :D

    #kabooor....

    ReplyDelete
  2. di negeri ini, pembuatan peraturan seringkali ditunggangi oleh kepentingan pribadi si pembuat aturan... huft... banyak ketidakadilan diluar sana... jadi sabar ya pak dokter....

    ReplyDelete
  3. @shien maw: hahaha.....latiya lo hulondalo *bener gak ya?!* saya orang gorontalo. d mks juga cuma numpang sekolah :D

    @farrel: thx mate! *ngelus dada*

    ReplyDelete

Post a Comment

komentar gak jelas

Popular Posts