one bad day


sampe sekarang tetap ngerasa agak bete dan kesal kalo diingat-ingat lagi gara-gara seorang, bisa dibilang, keluarga pasien serta seorang bekas perawat rumah sakit.

sialan masih keinget terus! orang-orang sialan!

jadi kurang lebih satu minggu yang lalu, pada suatu pagi yang cerah dan ceria, ada seorang pasien trauma yang diantar sama si penabrak yang apparently MABOK! waktu itu lampu mati so there was nothing that we could do but taking history and physical exams.

and then, out of the blue, orang mabok ini mulai teriak-teriak dan marah-marah dengan alasan orang yang dia tabrak ini belum dilayani. saya juga sempet panas, tapi beberapa orang lain minta saya maklum sama orang itu. dan sembari menunggu lampu menyala (dan sebagai upaya yang berkelanjutan untuk menenangkan pria paruh baya yang sedang mabuk tersebut), saya coba bersihkan luka si pasien.

gak lama kemudian lampu nyala, dua perawat mengurus si pasien dan saya berpindah ke pasien lain yang baru masuk. setelah selesai ngurus pasien2 itu saya lanjut ke bangsal anak untuk melihat pasien di sana.

ternyata orang mabok itu lapor ke direktur dan si bos datang ke UGD. gak cuma itu, ternyata seorang perempuan yang ikut bersih2in luka waktu orang mabok itu marah2 adalah bekas perawat di RS dan dia ikut lighted up the heat waktu ngadu ke bos kalo kita gak ngapa2in di UGD sampe dia akhirnya harus turun tangan.

sialan!

dan bahkan setelah wudhu, sholat dan mandi (tentunya setelah sampe di rumah) tetep ngerasa kesel.

damn those people!

kenapa sih orang2 itu gila urusan! bener2 cari muka. cari selamat. gambaran politik kita yang mengutamakan 'citra' yang selama ini dicontohkan para pembesar negeri ini.

satu lagi, kata2 bahwa kita perlu memaklumi para pemabok dengan segala kelakuannya is just unbelievable. di jakarta aja para perokok sudah tersudut karena larangan merokok yang sangat ketat. nah di sini, pemabok mau dimaklumi aja? mau jadi apa kita? negara ini? dunia ini? kalo pemabok mau dikasih hati.

dan bahkan setelah nulis ini tetep ngerasa kesel!

jadi inget, waktu ngalamin peristiwa serupa tapi tak sama hampir setahun lalu. a fellow blogger told me that "such stress at work are often comes in a package as they call it --> "Occupational Hazard". Indeed responding violently towards such character is not worth it, despite whatever monetary amount offered. Wishing your days ahead be peacefull and whatever challenges might caught you off-guard, you are, by God's Grace be capable in tacking such surprises. Hugs from West Africa as I am looking forward to speaking with you over correspondence and reading your next articles."


they're only 4 sentences long, but they gave me a library of soothing and calm feeling to me.

Comments

  1. disekeliling kita emang banyak bertebaran orang" yg merasa benar sendiri dan orang" yang suka cari muka. tetap semangat!!!coz cepat atau lambat, kebenaran itu akan terbuka.

    ReplyDelete
  2. Tenang pak! Itu artinya anda didorong untuk lebih strategis dalam bertindak. Politik kantor model begitu harus dihadapi dengan lebih bijak dan halus....jangan emosi jiwa! Susun strategi!

    ReplyDelete

Post a Comment

komentar gak jelas

Popular Posts