pada liburan kali ini


pertengahan agustus kemarin saya mengambil duluan cuti lebaran. maksudnya gantian sama temen sejahat yang sudah hampir jadi bang toyib karena 2 tahun terakhir tidak pulang lebaran. sekalian me-reset badan dan pikiran yang sepertinya sudah terlalu suntuk sama masalah pasien dan office politics di rumah sakit tempat saya kerja sampe sempet bikin mood swing kemaren. hasilnya i'm resetted and ready to get back to work.

well, selama di kampung kelahiran sang bapak dan sang ibu, i was practically doing nothing. makan, tidur, nonton--nothing. of course there are a couple of family issues that had to be talked about. same old. males ngebahasnya. bukan, bukan masalah saya disuruh2 kawin. other issue. i'm glad that i was just visiting. gak kayak adek saya yang menetap di sana sehingga lebih sering berhadapan dengan sang bapak dan issue ini.

jadi menurut saya, kalo mau liburan pulang kampung hitung kira2 berapa berapa hari idealnya. biar tidak terlalu lama atau terlalu cepat. kalau terlalu lama (and have nothing to do) bakalan bete dan mati gaya. kecuali kalo anda2 sekalian bersuka cita mengunjungi semua sanak saudara dan handai taulan di kampung sana. well, i'm not that kind of person. tetapi kalo terlalu cepet juga kurang sreg karena bakal belum 100% fresh buat kembali bekerja. badan dan pikiran masih vacation-mode tapi sudah harus disetel ke work-mode. menurut saya sekitar 7-10 hari lah.

Comments

Popular Posts