flight of the bumble bee

*flight of the bumble bee by maksim on the background*

kamis malam, 29 desember 2011. menjadi salah satu malam menegangkan buat saya --> i actually laughed when i wrote down this sentence. kedengerannya bakalan lebay, tapi pada kenyataannya memang lebay. malam tersebut saya membawa pulang motor temen saya yang mendadak 'homeless' karena si empunya mudik tahun baruan dan gakada orang lain lagi yang bisa dititipin. jadilah saya yang diminta bawa pulang motor matic imut2 bernuansa pink itu (helmnya juga pink!)

mendekati akhir jam praktek, saya makin dag dig dug memikirkan membawa pulang motor tersebut melewati daerah pulogadung sampe bekasi. it's a long and treacherous road home buat saya. to clear things up: yes, saya punya kemampuan bawa motor pas2an. makanya sampe sekarang kemana2 minta diboncengin sama temen2, bahkan sama temen perempuan. pretty lame huh?!


when i finally sitting on the motorcycle, saya minta OB di klinik buat nelpon saya jam 11 malam. buat ngecek saya sampe di rumah ato enggak. yup, i was that scared!

begitu semuanya oke, maka meluncurlah saya perlahan2 ke bekasi. selama 6 bulan lebih praktek di dekat terminal pulogadung, saya agak ngeri karena tahu bahwa bahkan pada jam 10an malam, jalan di dekat terminal hingga ke bekasi masih didominasi bis2 dan truk2 besar. gak kehitung berapa kali bagian depan motor dan kaki kiri dan kanan saya nyaris menyerempet mobil, angkot dan motor lain yang ada di depan dan sisi kiri dan kanan saya.

it was a dreadful yet momentous trip.
 

saya bisa bernapas agak lega ketika sadar sudah mendekati rumah, namun saya berkata dalam hati untuk jangan berpuas dulu sampai saya benar2 tiba di rumah. alhamdulillah, 15 menit menjelang jam 11 malam saya sampe di posko dengan selamat sentausa. saya masuk rumah dengan puas karena berhasil menaklukkan ketakutan saya.


tapi selama beberapa hari si pink di rumah, saya cuma berani membawanya untuk cari makan dekat2 rumah. nyali kembali menciut ketika memikirkan harus membawa motor untuk jaga di rumah sakit di daerah cakung yang notabene saya lewati waktu pulang dari pulogadung kemarin. meskipun sudah dilewati kemarin tapi kok masih ngeper? ya iyyalah, waktu itu kan jam 10an malam, jumlah kendaraan jelas berkurang walaupun masih banyak. nah, saya praktek di rumah sakit tersebut malam sampe pagi. artinya saya pergi ke sana malam sekitar jam 7an ketika lalu lintas sedang padat2nya dan pulang pagi hari juga saat lalu lintas sedang sibuk2nya.


untunglah beberapa hari ketika saya jaga di rumah sakit tersebut, hujan sering sekali turun, sehingga saya bisa menjadikan ini sebagai alasan untuk tidak membawa motor. *evilsmile* but I can only dodge so many times, sehingga ketika si pemilik motor pink pulang dari liburan tahun baruannya, mau tidak mau saya harus sekali lagi membawa motor tersebut melewati jalan raya bekasi-pulogadung yang penuh tantangan.

and i did. seperti yang kita ketahui bersama, jalan penghubung kota bekasi dan jakarta itu dipadati oleh orang2 yang bergegas untuk pergi ke kantor, kampus atau tempat mereka berkegiatan di jakarta dari tempat tinggal mereka di bekasi. saya berhasil melewati jalan raya itu pada hari rabu yang cukup panas menyengat dengan baik hahahaha.......sampe di klinik hampir basah kuyup oleh keringat tapi puas dan lega :)

sekarang, sepertinya, bawa motor gak semenakutkan sebelumnya.

PS: just remember kemaren itu bawa motor matic ya sodara2! belum motor bebek hahahah....apalagi motor gede.

Comments

  1. Bwahahahah, inget kali pertama mbawa motor di Jakarta. Ampun, aku gembrobyos keringetan takut nyrempet dan kesrempet ... rasanya kayak menitipkan nyawa di ujung roda :) ..tsaaah bahasa gue hahaha

    Selamat sudah menaklukan jalan raya Jakarta ya paklik :)

    Happy new year

    ReplyDelete

Post a Comment

komentar gak jelas

Popular Posts