the end is near

the road to take to make dreams come true

no. i'm not talking about the apocalyptic end. i'm talking about my personal ending as a general practitioner at the hospital and a clinic i'm currently working at.

jadi hari selasa minggu lalu, saya dan dua orang sejawat menghadap ibu direktur utama dan ibu manajer pelayanan medik untuk membicarakan $atu hal. we were talking tentang $atu hal tersebut ketika tiba-tiba Big Boss masuk dan mengikuti pembicaraan kami. semua berjalan baik-baik saja hingga akhirnya dia bertanya:

Big Boss (BB)    : dr. lukman masih berapa lama lagi di (rumah sakit) ini?
me        : *tinju ke ulu hati* sekitar 1-2 bulan lagi dok.
BB        : oh *terdiam sebentar* terus rencananya mau ambil (sekolah) apa?
me        : *tinju ke dada* rencananya mau ambil S2 dok. manajemen bencana.
BB        : *mengernyitkan dahi seolah tidak percaya mendengar kata2 saya* oh. ya, kalo memang minatnya di situ ya silakan saja. mau ambil di mana?
me        : iya dok. rencananya di ugm dok
BB        : kenapa tidak di jakarta saja?
me        : di UI tidak ada dok. adanya di UGM, Unair atau Unsyiah.

and that was it. akhirnya keluar juga apa yang selama ini saya simpan. selama ini kalo ditanya saya selalu membelokkan jawaban karena malas menjelaskan mengapa saya memilih S2 dan bukan PPDS. dan kenapa saya memilih program yang jauh dari mainstream seperti manajemen bencana. and so, I might as well open up my plans to you. rencananya saya resign akhir oktober. di bulan november saya akan ke makassar untuk minta rekomendasi (yup, the university asked for it) lalu terbang ke jogja untuk apply program-nya. selanjutnya, backpacking jawa-bali sepertinya menyenangkan :)

tapi satu hal terjadi awal minggu ini. saya dapat e-mail reply dari MSF. mereka ingin melakukan phone interview minggu depan. i was so glad to get this e-mail tapi gak lama langsung mikir kalo rencana sekolah (dan lain-lain) bakal tertunda lagi. i don't know where this road is going to take me, but life's too short to just sit around and wait for something to happen. and so, bismillaahirrahmaanirrahiim, saya bakal menjalani phone interview dengan MSF and we'll see where it will take me.

Comments

  1. selamat kak luke.. selamat menjalani mimpi2.. selalu kagum dengan orang2 yg menjalani mimpi2nya dengan merdeka. seperti kak luke..

    ReplyDelete
  2. @fadlan: tq bro! saya sudah menjalani mimpi saya sejak 4 tahun yang lalu: menjadi dokter. tapi saya percaya seorang dokter tidak melulu periksa pasien dan memberi resep. seorang dokter punya spektrum yang luas, yang saya rasa belum banyak dijelajahi.

    and so, saya menjelajah :)

    ReplyDelete

Post a Comment

komentar gak jelas

Popular Posts