i resign!





picture was taken from here

akhirnya setelah melalui pergulatan batin yang panjang *lebay* minggu ini saya mengundurkan diri dari kedua tempat saya bekerja. hari senin kemarin saya mengajukan surat pengunduran diri di rumah sakit yang diterima dengan baik dan lapang dada *hahaha* oleh manajer pelayanan medik. beliau saya cegat tepat sebelum meninggalkan rumah sakit untuk rapat di luar. meskipun agak kaget karena secepat ini, tapi dia bisa menerima alasan saya (saya sudah pernah jelaskan sebelumnya). and so, thank GOD dia lagi buru2 jadi gak ditanya terlalu banyak lagi dan saya bisa segera ngacir pulang.

dan kemudian, hari kamis sore saya mengajukan pengunduran diri dari klinik tempat saya praktek setiap rabu dan kamis. si bos yang dulu-dulu pernah saya ceritakan bahwa saya ingin sekolah, tampaknya agak surprised but somehow managed to look casual. dia mengerti keinginan saya buat mengembangkan diri, karena dia sendiri seorang dokter.

and so, saya bakal cabut tanggal 1 bulan depan, tapi dari sekarang udah direncanain lah apa yang akan dilakukan nanti. tapi rencana2 ini bisa terganggu atau bahkan batal karena beberapa hal.

yang pertama, saya menerima e-mail dari sebuah lembaga kemanusiaan internasional yang ingin melakukan phone interview. beberapa bulan lalu saya apply ke lembaga ini dan agak surprised juga dapat e-mail-nya karena saya kira I didn't make the short list. nah, kalo lolos di tahap ini berarti kemungkinan besar--jika tidak ada aral melintang--saya bakal dilempar ke ujung dunia untuk mengabdi di sana selama satu tahun. berarti, sekolahnya ditunda dong.

yang kedua, masalah hati *blushing*. kalo gak lolos phone interview dan beneran jadi sekolah, saya bakal berpisah dengan seseorang yang selama dua minggu terakhir mengisi hati dan pikiran saya *silakan muntah*. saya sempat bilang ke dia,"jkt-jogja kan deket. masih satu pulau."
langsung dibalas,"ini aja jkt-bekasi cuma bisa ketemu seminggu sekali."

jleb.

apalagi kalo dikirim ke afrika ya? kira-kira dia bakal bilang apa?

for the time being, I just go with the flow. menunggu phone interview senin depan dan kemudian menunggu hasilnya entah kapan. all I can do is hope for the best.

Comments

  1. Luke, Happy for you. Mudah2an keterima dua dua nya yah so you can choose. It is always good to choose. Remember, Opto Ergo Sum (I choose therefore I'm exist).

    ReplyDelete
  2. All the best for the phone interview! Semoga berjaya!

    ReplyDelete
  3. Ah pa dokter! Kau di Jakarta dan kita belum sempat bertemu, after all these years!!!!! Pls catch me on YM ya kl ada waktu, I'm always online.

    ReplyDelete

Post a Comment

komentar gak jelas

Popular Posts